Laman

Rabu, 28 Maret 2012

TAK SEPADAN

Cipt. CHAIRIL ANWAR

Aku kira:
Begini nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan bahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros.

Dikutuk-sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu juga pintu terbuka.

Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak 'kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka.

Senin, 26 Maret 2012

TATANG

Cipt. Audij

Cerita ini kubuat pada awal masuk SMA (2008). Terobsesi dengan “Killer Instinct” yang dibintang Rob Bredl. Walau demikian, kisah tersebut hanya menampilkan tentang Tatang sebagai pawang komodo. Berikut ceritanya;

Tatang lulus sekolah pariwisata. Dia berlari mengambil langkah panjang, melompati barisan tiang. Orang tuanya telah berhasil mendesak Tatang menjadi pegawai daripada pemain gulat. Walaupun begitu Tatang masih belum kehilangan hobi bermain gulat.

Sejak kecil, Tatang senang bermain gulat. Karung seberat 50kg pun dibanting dengan mudah. Pernah mengganti kasur 3 kali karena kesenangannya bermain gulat. Dan pada usia 16 tahun, Tatang sudah bisa bersaing dengan pamannya, juara atlet gulat amatir.

Sekitar 20 tahun kemudian, dari tubuhnya yang masih gagah setinggi 175 cm, dan beratnya 110 kg. Badan besar itu membuat anak – anak menjadi takut. Profesinya beralih menjadi pawang komodo yang awalnya sebagai pemandu wisata.

“Aduh, aduh kenapa aku jadi begini?” keluh Tatang
“Mereka tak setuju aku jadi pegulat, tetapi aku suka bergulat! Apa salahnya bergulat? Waduh…” Imbuhnya.

Betapa malangnya nasib Tatang, sambil memberi makan komodo Tatang merenung. Hancur harapan menjadi pegulat. Tiba – tiba Sony, rekan Tatang datang dan mengajaknya kekantor pusat.

“Tang! Tatang!” teriak Sony
“Ada apa Son?” jawab Tatang

“ Tang, kita dipanggil kantor pusat! Penting ini” kata Sony terengah – engah. Tatang yang masih bingung dengan Sony langsung bertanya “memangnya kenapa?”.

“Gini Tang, Minggu depan mau ada perayaan ulang tahun kebun binatang, dan kita rapat berkumpul disana.” Kata Sony. “Ayo! Ayo! Pasti seru tuh!” Ajak Tatang.

Seminggu kemudian dari perencanaan yang matang, ulang tahun kebun binatang dirayakan sangat meriah. Ada atraksi binatang, sirkus, foto bareng binatang dan lain – lain. Tatang senang karena anak – anak tidak takut lagi dengannya. “Menjadi badut itu menyenangkan!” tutur Tatang. Dari kostum beruang yang lucu, baru pertama kali Tatang menikmati acara tahunan itu, dibanding tahun – tahun sebelumnya yakni menjadi petugas keamanan yang mesti garang. Saat yang menjadi paling istimewa selama di kebun binatang.

Hari - hari berikutnya, Tatang kembali seperti biasa, yakni mengambil ember berisi potongan – potongan daging dari dapur dan menuju kandang komodo. Ditengah perjalanan, ada seekor ular Phyton lepas dari kandang mengejar anak kecil penjual permen. Tatang menyusul, namun terlambat karena kaki anak itu baru dililit ulat Phyton. Semua orang sekitar kaget melihat adegan itu. Tatang dengan siaga masuk diantara kerumunan.

Ular Phyton itu sangat besar, panjangnya 10 meter, kepalanya sebesar telapak tangan, dan perutnya sepaha orang dewasa. Dengan mudah Tatang menarik Ular Phyton itu layaknya menarik tambang. Setelah lilitannya lepas dari badan anak itu, ular Phyton melilit Tatang hingga tak berkutik. Badan setinggi 175 cm jatuh. Lilitan Phyton yang amat kencang membuat Tatang sesak napas. Dari teknik tersendiri, Tatang berhasil melepaskan diri dan menaklukan ular Phyton itu. Kepalanya ia bungkus dengan karung lalu dikembalikan kekandangnya oleh pawang ular Phyton. Saking beratnya Phyton itu, badannya bisa digotong tiga orang.

Sambil tersenyum bangga, Tatang kembali mengambil ember berisi daging untuk ia berikan ke komodo. Biasanya saat Tatang masuk kekandang komodo ia berbaur dan bermain dengan kawanan komodo. Para wartawan yang mencari Tatang langsung memotretnya ketika Tatang dikandang komodo. Aksinya yang selalu menarik perhatian akhirnya menjadi sebuah acara tentang Tantang si pawang. Dimana petualangan Tatang ke hutan – hutan untuk menangkap ular, buaya, macan, burung, dan hewan – hewan lainnya kemudian bermain dan menjelaskan binatang itu lalu dilepas lagi. Tatang memang senang bergulat, namun acara itu sepertinya cocok bagi Tatang kenekatan menaklukan seperti buaya dan banteng.

Tahun 2012 dan 20 tahun

Aku tahu usiaku tak lama lagi kepala dua. 31 hari lagi masa remajaku akan habis. Tapi aku tak akan menyesal dengan itu tidak apa kata orang. Soal masa yang terindah biarkan kau simpan sendiri masing - masing. Untuk sementara masa terindahku adalah masa anak - anak. Bukan masa remaja. Dan sekarang aku sedang membuat masa yang lebih indah dari sebelumnya.

Jumat, 06 Januari 2012

[Nana's Corner] Pacaran ama Kaskus

Bukannya ane maho gan. Mentang – mentang mayoritas kaskuser cowo. Awal mulanya ane belom kecanduan, tapi kok ane jadi kepincut yaaa ama kaskus. Kayak orang misal ada trit bisa dikomen, bisa di quote. Beda ama wiki yang ga bisa dikomen. Semenjak itu ane masih belum ada rasa wah sama kaskus. Ooh kaskus mengapa kau sulit sekali dipalingkan. Ane jadi bingung. Yang jadi plus – plusnya itu kaskus emotion. Ane makin demen aja ngaskus. Kaya :cewek :peluk :baikhati :marah :malu  :mad itu beberapa emot paporit ane gan.

Itulah sebabnya ane ga berenti – berenti ngaskus. Aaah emang bener – bener serasa pacaran. Itu emotnya gemesin banget (kecuali :maho). Jadi kalo ane baca – baca trit respon dari agan/aganwati diwakili oleh emot, terutama pro – kontra pasti emotnya bervariasi. Ane makin jatuh hati sama kaskus. Yang pasti menusia juga begitu. Kadang moody kadang kaga. Oh kaskus, tetaplah berekspresi jangan kaku. Aa mau liat eneng seneng dan kecewa. Temanilah Aa yang sedang sepi. Mari kita sama – sama ngobrol ngebahas topik bareng eneng. Kalo sehari kaga ngaskus, penyakit kengen Aa kambuh.

Rabu, 28 Desember 2011

[CURHAT] Tentang Motivator

Aneh bin ajaib. Diriku akan merasa buta dan tuli, setelah memakan motto - motto dari para motivator.. Mengapa, karena aku seperti tidak punya pendirian. Bagai air diatas daun talas. Makanya, layaknya obat, ambilah yang paling cocok. Jangan banyak - banyak. lakukan apa kata hati dan PD aja lagi..

Senin, 26 Desember 2011

Persamaan dan Perbedaan, Altir dan Sinclair

Persamaan
- Menyukai Seni
- Sama - sama suka Sejarah
- memiliki Ego tersendiri
- Tidak masuk universitas (Altir> tidak ada biaya, Sinclair >tidak lulus)
- Sama - sama tidak menyukai ayahnya karena (Altir > ditelantarkan, Sinclair > beda pemikiran)

- Penyendiri

Perbedaan
- Altir > tidak tertarik politik, Sinclair > tertarik politik
- Altir > penurut, Sinclair > Berontak
- Altir > cinta damai, Sinclair > suka perperangan
- Altir > demam panggung, Sinclair > Singa panggung
- Altir > mudah menyukai wanita, Sinclair > dingin pada wanita
- Altir > nasionalisme standar, Sinclair > Nasionalisme tinggi

Walaupun berbeda, mereka adalah sahabat sejati yang abadi

Special Quote

"Tengokku lebih berat melihat jam daripada hantu terseram sekalipun" -Dije-